Penghijauan Solusi Problem Pertanian

10:28 AM



Telah tiba masanya dunia ini akan hancur oleh tangan manusia yang tak bertanggung jawab. Hanya segelintir orang yang tahu dan ingin memperbaikinya. Namun walau hanya sedikitjadi masalah karena dengan sedikit orang yang sadar akan bertambah pula seiring berjalannya.
        Dan sekarang orang-orang telah sadar akan pentingnya hidup sehat dengan memperbaiki alam yang rusak. Di negara maju mereka meneriakan produk oraganik dan penting yang menjaga kelestarian alam. Mereka dicekoki oleh negara maju, maksudnya adalah negara maju menjajah negara berkembang. Menjajah disini bukan berarti menjajah secara fisik namun menjajah dari segi sumber daya alam dan sumber daya manusia serta ekonomi.
        Dari sumber daya alam ini sendiri semua yang ada di negara dunia ke-3 di kuasai oleh negara maju sehingga masyarakat tidak bisa menentukan nasib sendiri. Bahkan yang terjadi di negara dunia ke-3 adalah masyarakat selalu tertindas, setelah dari sumber daya alam, sumber daya manusia pun didikte oleh mereka melalui sistem pendidikan. Sistem pendidikan yang ada distandarkan dengan mereka padan sdm negara dunia ke-3 belum sampai, dan akhirnya membuat orang-orang terdidik hanya neriakan diri mereka sendiri. Menjadikan rasa nasionalisme berkurang. Kemudian yang menentukan dalam berlangsungnya kelestarian alam ini adalah ekonomi/modal. Karena di negara dunia berkembang ekonomi tidak semaju/setinggi negara maju membuat mereka enggan untuk berpilar bertani yang arif atau bertanam dengan kearifan lokal. Mereka terpaksa memproduksi dengan sistem yang ada padahal sistem disini/pertanian yang ada adalah sangat merusak alam.
Untuk itu, untuk membangkitkan kehidupan bangsa salah satu upayanya yaitu dengan penghijauan alam. Setelah penghijauan dilakukan diharapkan suatu Negara akan bangkit dan terus menghasilkan suatu daya cipta yang bias memajukan dunia. Dan kebutuhan pangan akan selalu terpenuhi sehingga tidak aka nada lagi Negara yang terjajah.



Yakub Saroni
Rabu, 22 Mei 2013
Universitas Muhammadiyah Yogyakarta

You Might Also Like

0 komentar

yakubsaroni.blogspot.co.id

Copy Right 2020